Sebelumnya,
Kami bertiga (momo, arman, ladin) berniat ingin berkunjung ke sekaten di alun-alun utara. Sesampainya di Jalan Mangkubumi, antrian kendaraan begitu panjang membuat malas dan enggan untuk melewatinya. Kami urungkan niat kami untuk melanjutkan perjalanan ke alun-alun utara. Di lampu merah kami mengadakan rapat pleno. Arman menawarkan untuk ke Raminten, ke Galeria atau ke Amplaz. Kebingungan melanda. Arman menawarkan aku dan Ladin untuk suit. Aku di kubu Galeria dan Ladin di kubu Amplaz. satu..dua..tiga.. yak, pemenangnya adalah aku. Kalo menurut aturan kubu yang menang itulah tempat yang dituju, berarti seharusnya ke Galeria. tapi kok aku ngerasa gak ridho ya kalo kesana. Akhirnya tanpa pikir panjang Arman memutuskan untuk ke Amplaz. Yeeaayy!!
Penuh halang rintangan untuk sampai di Amplaz. Aku berpikir kayaknya Arman mengendarai motor makin lama makin yakyakan e?? kasian Ladin yang membonceng deg-deg an. Sesampainya di Amplaz, seperti biasa windows shopping. Ladin pengen tau yang namanya Rotiboy. Terus ke Gramedia, cari buku tetapi gak ada. Ladin baca komik dan Arman mulai kelaparan. Menyelesaikan di Gramedia dan menuju the most his favorite places to eat, Carrefour dengan menu seperti biasa Nasi goreng ayam pedas. Usai makan kami beranjak ke taman depan lobby Amplaz untuk berfoto-foto. Heboh dan nggembel. Merasa cukup, kami masuk kembali ke dalam Amplaz dan windows shopping again. Saat menaiki escalator, berpapasan dengan seseorang yang membuat kami membicarakannya. Selangkah memasuki 21, tiba-tiba Arman memiliki ide keinginan untuk berfoto bersama orang tadi. Tanpa pikir panjang kami bergegas untuk mengejar orang tersebut. Sebenarnya kalo gak bareng mereka aku gak mau dan gak berani untuk melakukan ini. Tapi ya mumpung moment nya pas. Orang tersebut berada di Centro (secara dia ratu Centro), butuh persiapan keberanian sejenak untuk meminta izin berfoto dengannya. deg-deg serr... kuberanikan untuk berbicara dengannya dan ..............
photo by : Mr. Ngiwut
terciptalah foto di atas. nice kan?
